Kamis, 26 Desember 2013

                                          BENARKAH BAJA RINGAN TAHAN GEMPA?


Jakarta- Bangunan rumah yang menggunakan sistim rangka baja ringan dinilai tahan terhadap gempa.Bagaimana baja yang hanya berdiri satuan tersebut bisa kuat dari bata yang disusun? Berikut penjelasannya.

Engineering & Development Manager PT NS Bluescope Lysaight, Irosa Wahyudi menuturkan,berdasarkan uji laboratorium di Jepang rangka baja ringan yang mereka produksi bisa tahan terhadap gempa hingga 10 skala richter (SR)

"Sudah terbukti pada gempa di Aceh yang mencapai 8,6 SR rumah dengan rangka baja ringan tetap berdiri kokoh,"ujurnya saat ditemui  di Jakarta.

Menurutnya, jika desain bangunan rumah dengan sistim rangka baja ringan dibuat sesuai peraturan yang benar,maka dapat menahan beban selama 50 tahun.

Peraturan yang harus dipenui, adalah menyesuaikan dengan kondisi tanah, memastikan daerah tersebut rawan gempa atau tidak,dan mengukur kekuatan angin di sekitar lingkungan tersebut.

Dia memaparkan, terdapat beberapa indikator yang membuat sistim rangka baja ringan tahan gempa,yakni:
1.Material yang ringan
2.Kokoh dalam sebuah sistim yang terintegrasi
3.Ringan dan mudah diangkat
4.Struktur fleksibel.Jika ada goncangan ,maka dia akan bergerak mengikuti dan momennya cukup jauh untuk menahan getaran.
5.Rangka baja ringan juga tahan api,artinya tidak menularkan api jika terbakar.
Semoga bermanfaat, salam sukses dan berkah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar